Selasa, 21 Desember 2010

teman kontrak 5

“ya sudah nggak usah dipikirin” kata lala

Rinrin pun berdiri dengan detak jantung yang begitu kencang.

 Sampai di rumah rinrin pun membaringkan badannya ke tempat tidur sambil berpikir ada apa sebenarnya ini.

Rasa penasaran rinrin kian menjadi-jadi, akhirnya rinrin mencoba menghubungi raja.

Tut ... tut ... tut ..

“halo, dengan raja?”
“ya, saya sendiri akhirnya kamu nelpon juga”
“ya, aku mau kita ketemuan Cuma berdua saja”
“oke, kita ketemuan di cafe tempat saya nongkrong ya”
“okelah”


  Rinrin pun bersiap-siap untuk pergi ke cafe dan menemui raja, sesampainya di cafe rinrin di kasih makanan banyak sekali dan setelah makan-makan akhirnya rinrin pun tersadar dan langsung menanyakan kepada raja.

“ja, memangnya surat apa sih yang harus di tanda tangani oleh saya ?” tanya rinrin
“ini surat yang harus kamu tanda tangani”

Lalu raja pun mengambil secarik kertas dan memperlihatkannya kepadaku

Yang terhormat
Kepada eiolin-i rinrin di tempat
Bersama surat ini, saya sebagai ketua dari 9.9 ingin agar kamu jangan mendekati rio.
Karena saya tidak nyaman dengan keberadaan kamu dan satu hal saya ingin memperbudak rio karena dia sangat bodoh dan gampang di porotin.
Cukup sekian surat dari saya, harap rinrin mengerti.

Raja.                                                                                               rinrin


  Setelah rinrin membaca surat yang ia dapat dari raja, akhirnya rinrin memutuskan untuk pergi dari cafe tersebut tanpa ketahuan sedikit pun dengan raja .

  Perlahan rinrin keluar dari cafe itu dan kemudian lari, setelah beberapa menit kemudian  rinrin sampai ke rumahnya dan bergegas untuk pergi sejauh mungkin dari raja. Dalam perjalanannya rinrin bertemu oppa.

“oppa,  gawat gawat”
“ada apa sih eiolin-i?”
“oppa, aku peringatkan jangan dekati raja dan kawan-kawan karena dia selalu membawa hal negatif kepada oppa sehingga oppa marah ke aku tanpa sebab” rinrin mencoba menjelaskan
“hahahha, kamu nggak usah khawatir ya”
“tapi ..”
“saya mengerti, udah awas saya mau pergi main futsal dulu”
“hmm ya ppa”

bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

If you want a polite comment!!!