Rinrin pun terdiam cemas, tiba-tiba ada suara sms yang mengagetkan rinrin. Rinrin sendiri pun merasa bingung, karena ada nomer nyasar lagi di hpnya, di buka smsnya dengan perlahan lalu dibaca.
“serahkan arief (jajan) kepada saya atau nggak saya akan buat teman-temanmu menderita, ingat itu . saya sudah menyiapkan surat untuk kamu tandatagani. Hubungi saya kalau kamu sudah siap”
Salam hormat
9.5
Tomboy
Rinrin pun pingsan setelah melihat sms yang tadi , seakan rinrin nggak sanggup untuk melakukannya.
Setelah 2 jam akhirnya rinrin terbangun dengan muka lemas, di dalam kamarnya ada eka,intan,rahma,ahmad dan yang terutama ada rio dan arief. Rinrin nangis sekencang mungkin.
“rin kamu knapa ?” tanya eka
“jangan buat kita khawatir dong” kata ahmad
“ya rin, ayo cerita jangan dipendam sendiri” kata intan
“eiolin-i ada apa sebenarnya ?”tanya rio
“eka, ahmad, intan dan oppa nggak ada apa-apa kok. Nanti deh aku cerita” jawab rinrin
“ya tapi kan aku penasaran” kata arief dengan nada kumur-kumurnya
“ya betul itu” kata rahma
“ya beneran deh aku pasti cerita, tapi nggak sekarang ya . aku cepek banget hari ini, kalian pulang aja ya” jawab rinrin dengan lemas
“okelah kita semua pulang dulu ya” kata intan
“assalamualaikum”
bersambung
“ya walaikumsalam, oppajan” jawab rinrin sedikit memanggil
“apa rin” jawab mereka
“hati-hati ya”
“ya tenang aja” jawab arief
Setelah teman-temannya pulang, akhirnya rinrin pun tidur dalam keadaan gelisah.bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
If you want a polite comment!!!