Jumat, 04 Maret 2011

teman kontrak 11

“mau aku, ingin menguasai kamu, karena kamu itu bodoh dan gampang untuk dimanfaatin. Hahhahahhah” jawab raja
“gila banget kamu, nggak akan mau aku huh. Selama ini kamu baik sama aku jadi kayak gini mau kamu. Tahu gitu aku dengerin kata rinrin aja suruh hati-hati” kata rio
“terus tujuan kamu apa mboy ikutan acara reality show ini” kata jajan
“jan, ini kehidupan nyata bukan reality show” kata rio
“ya, biar nggak terlalu serius gitu ppa” jawab jajan
“heuh, dasar” kata rio
“tujuan aku Cuma satu, membalaskan dendam kepada rinrin karena sudah merebutkan kalian dari aku” jawab tomboy
“merebut apanya, wong kitanya yang mau sahabatan sama dia. Daripada sama kamu minta ini itu mulu, kan kita jadi kesel. Coba kalau rinrin nggak kayak gitu dia walaupun agak galak dia” kata jajan
“huh, aku benci kalian” kata nina tomboy
“terserah wlek” jawab jajan sambil menjulurkan lidah
“masalah ini mau dibawa kemana sekarang?” kata rinrin yang tiba-tiba muncul
“kamu ini susah dibilangin ya, suruh ngumpet” kata rio
“daritadi aku kan ngumpet, tadi aku denger debatnya sudah selesai jadi aku keluar deh” jawab rinrin
“masalah ini kita sudahi sajalah, lagian oppa sama jajan kamu itu nggak mau. Kita nggak bisa maksa mereka” kata raja
“ya benar, kita menyerah ajalah. Lebih baik kita belajar buat masa depan kita, karena ujian sudah mulai dekat” kata nina tomboy
“nah gitu dong” kata oppa dan jajan
“aku setuju itu, ya kan oppa?” kata tita
“cieeee” kata mereka semua yang ada disitu
“udah dong aku kan malu” kata rio
“hahaha, kenapa mesti malu sih? Udah jadian lagi aja” kata rinrin sambil tertawa
“ya jadian lagi aja, habis itu traktir kita makan” kata jajan
“huh, maunya. Saya kan inget kata eolin-i rinrin kalau mau jadian harus setelah UN” jawab rio
“kata-kata aku masih aja di inget-inget” jawab rinrin
“ya sudah kalau begitu kami berdua minta maaf sebesar-besarnya kepada rinrin dan semua yang ada disini” kata raja
“ya kita udah maafin kalian kok, jauh-jauh hari sebelum kalian minta maaf kok” jawab rinrin
“eh, nggak segampang itu” kata intan
“ya nggak segampang itu” kata rahma
“terus kalian maunya apa ?” tanya nina
“kami maunya traktir kita es krim dong, haus nih” kata rahma dan intan
“huh, kalian ya dasar” kata eka
“hhahhahaa, ya deh ayo kita semua beli es krim” ajak nina
“ayo .....” kata intan dan rahma bersemangat
“dasar” kata rinrin,oppa dan jajan bersamaan

Akhirnya, mereka pun saling bermaafan dan menjadi teman baik. Di sekolah maupun dimanapun mereka tetap akrab dan menjalin persahabatan yang tak pernah terpisahkan. Mereka pun melupakan tentang kontrak-kontrakan itu.

Tamat ....




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

If you want a polite comment!!!