Rabu, 24 Oktober 2012
Long Distance R? 9
(lebaran 2012)
Mungkin menurut 3 adik sepupuku kecuali adik sepupuku yang jago masak itu tiada hari tanpa mem-bully ku. Sampai hari yang penuh fitri ini, mereka tetap saja mengodaku. Om juga ikut-ikutan, rasanya mau lari aja langsung ke pulau Cina. Tapi kalau dipikir-pikir ngapain aku ke Cina ya?
"Mbak, tahu nggak? Eko tuh baik banget." Kata Adik sepupuku yang baru masuk kuliah.
"Oh ya? kelihatannya emang baik sih." Kataku santai.
"Ganteng loh mbak." Kata Iam.
"Ya Mbak udah ganteng, dia komandan paskibra lagi." Kata Agil mengikuti.
"Terusssssssssssssssss? Oh ya, dia pendek ya?" tanyaku setengah penasaran.
"Nggak, dia itu tinggi banget." Kata Iam sambil mengaruk kepala.
"Oh ya dek, tahu nggak? kalau kamu tuh mirip banget sama temenku. Cuma dia maling, tapi karena kamu udah gede jadinya wajah kamu nggak kayak dia." Kataku serius kepada adik sepupuku yang baru masuk kuliah itu..
Lalu adik sepupuku menjawab sambil tersenyum, " di sekolahku juga ada mbak, yang mirip..... Eko. Hahahaha"
Wajahku mendadak berubah manyun dan menjawab perkataan adik sepupuku itu, "mbak ini serius dek."
"Oh ya mbak, mbak suka tah sama dia?"
"Ketemu aja belum dek, tapi dia pernah cerita katanya ada orang yang suka sama dia. Hmmm, lalu mereka jadian. Dan katanya dia itu cantik melebihi dunia ini. Namanya tuh aduh aku lupa dek."
"Oh, lebay banget tuh si Eko. Masih cantikkan mbak kok."
"Ahhh, masa kamu ini bisa aja." kataku sambil tersenyum.
"Udahan ah, ayo kita nyekar." Ajak Iam.
"Baiklah" Kataku dan 2 adik sepupuku serentak.
***
Pukul 10.00 wib , aku sampai di sebuah rumah saudara papa mungkin. Disitulah Om ku mulai cerita panjang lebar.
"Eko tuh orangnya apik, mbak. Badannya bagus dan ganteng pastinya." Kata om dengan mimik serius.
"Oh ya om? ya sih Kania bisa lihat kalau dia orang yang apik. tapi kalau badannya bagus dan ganteng. Kania kan belum lihat." Jawabku santai.
"Ya mbak, terus katanya ingin ketemu juga. Dulu waktu masih tinggal di sebelah rumah, Iam sering diajak makan. Pokoknya, udah kayak adik deh. Makannya kuat banget," kata Om sambil mengaruk kepalanya,"dan udah om saranin ke bapaknya kalau udah lulus di masukin ke AKPOL aja."
"Oh gitu, ya deh om."
Di situ aku semakin penasaran, wah badannya bagus. Bisa jadi seperti Lee min ho atau Hyun bin. Hahaha, atau jangan-jangan Om benar-benar mau ngibulin. bisa saja kan. Manusia bisa mengira-ngira tapi ALLAh yang tahu.
Bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
If you want a polite comment!!!